05 Mei 2021

 *King's Sword*

*Tanggal, 05 Mei 2021*
Hari: Rabu

Bacaan Alkitab Setahun:
1 Kor 10:18-33
1 Raj 16-18


*KEJAHATAN HALANGI DOA KITA*
_"Jika aku melihat kejahatan dalam hatiku, Tuhan tidak akan mendengarkan. Namun, Allah telah mendengar, Dia memperhatikan suara doaku. Terpujilah Allah yang tidak berpaling dari doaku, dan kasih setia-Nya padaku" Mazmur 66:18-20 - AYT_
Apakah doa itu ada syaratnya sehingga pemazmur berkata, "jika aku melihat kejahatan dalam hatiku, Tuhan tidak akan mendengarkan...?" Ataukah selama ini kita menganggap bahwa doa kita pasti dijawab Tuhan dalam kondisi apapun sekalipun hati kita belum beres?
Fungsi utama doa bukan sekedar sebuah ritual atau kebiasaan apalagi kalau sekedar hanya untuk melakukan kegiatan agamawi. Doa adalah membangun hubungan dengan yang Maha Kuasa. Doa adalah cara kita menghadap kepada Tuhan kita untuk berkomunikasi, berbicara, menyampaikan isi hati kita, sehingga dengan demikian keintiman dapat dibangun. Doa yang benar disertai dengan keyakinan bahwa hati nurani kita telah dibersihkan dari segala macam kesalahan sehingga kita datang dengan keyakinan bahwa Tuhan mendengarkan doa saya. Namun keyakinan tidak dapat dibangun jika Roh Kudus sudah menegur kita namun kita mengabaikannya. Roh Kudus adalah pribadi yang menyertai kita dan Dia yang paling mengerti kedalaman isi hati kita. Ibarat sebuah filter dia akan mencoba membersihkan segala macam kotoran dalam hati kita. Jika ada sesuatu yang tidak beres maka dia akan memberitahu kita dan kita seharusnya peka dan meresponnya dengan benar.
Kunci utama keintiman dengan Allah dan doa yang dijawab adalah dengan merespon secara benar apa yang Roh Kudus katakan kepada kita. Jika hati kita masih ada benci dendam dan Roh Kudus menyuruh kita untuk mengampuninya, maka dengan kekuatan Tuhan kita mengampuni orang yang sudah menyakiti kita. Jika ada rencana jahat dan kecurangan yang kita rancangkan dan Roh Kudus memberitahukan kepada kita, sebaiknya kita membatalkannya dan memohon ampun kepada Tuhan. Bukankah Yesus selalu mengampuni kita sejahat apapun rancangan dalam hati kita? Dengan demikian kita memperoleh keyakinan bahwa Tuhan mendengarkan doa kita dan menyimpan air mata kita di kirbat-Nya.
Bagaimana dengan doa-doa kita? Apakah doa kita sekedar dan ala kadarnya tanpa kita mengerti bagaimana membangun keintiman dengan Tuhan yang mengasihi kita? Marilah kita benahi lagi sikap kita dalam berdoa dan yang lebih penting lagi dengarkan suara Roh Kudus dan ikuti perintah-perintah-Nya. Amin (DH)
Question:
1. Menurut Anda, apa fungsi utama berdoa?
2. Pernahkah Anda mendengar suara Roh Kudus? Apa yang Anda rasakan?
Values:
Kunci utama keintiman dengan Allah dan doa yang dijawab adalah dengan merespon secara benar apa yang Roh Kudus katakan kepada kita.
Kingdom Quote:
_Doa itu lebih canggih dari semua tipe alat komunikasi karena hanya melalui doa kita berkomunikasi dengan Allah._

04 Mei 2021

 *King's Sword*

*Tanggal: 04 Mei 2021*
Hari: Selasa

Bacaan Alkitab Setahun:
1 Kor 10:1-17
1 Raj 14-15


*ORANG KAYA*

_"Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."_ Lukas 12:21
Pada tahun 1930an di Amerika ada kisah tentang satu keluarga seorang janda dengan 3 anak perempuan yang masih di bawah umur. Mereka setia beribadah di sebuat jemaat lokal. Suatu ketika menjelang paskah, gembala setempat mengajak jemaat untuk mengumpulkan donasi yang akan dibagikan kepada jemaat miskin. Mendengar hal ini, sekeluarga sepakat ikut serta dalam pengumpulan donasi. Dengan semangat dan gembira mereka mencanangkan penghematan pemakaian listrik, air termasuk makanan. Anak-anak menawarkan jasa tenaga mereka membantu tetangga dengan bayaran sukarela. Mulailah mereka mengumpulkan sedikit demi sedikit dan di akhir periode, ternyata mereka berhasil mengumpulkan 27 dollar. Lalu dengan sukacita, pada hari minggu mereka membawa ke gereja dan menyerahkan donasi mereka kepada gembala dan pulang dengan hati gembira bisa menjadi berkat buat orang lain.
Namun keesokan hari ketika gembala datang ke rumah mereka, sukacita mereka hilang seketika. Ternyata mereka mendapat 100 dollar sebagai realisasi bantuan kepada jemaat miskin.
Mereka dianggap bagian dari jemaat miskin yang mendapatkan bantuan donasi. Tiba-tiba saja mereka tersadar bahwa mereka ternyata miskin. Mereka baru sadar ketika melihat baju mereka yang sudah banyak tambalannya, sepatu yang sudah kumal, kondisi rumah mereka yang sangat sederhana dan sederet kekurangan yang mereka miliki. Seperti orang yang baru sadar dari mimpi mereka duduk termenung saling pandang dengan perasaan malu. Anak-anak jadi malu ke sekolah kuatir jadi bahan gunjingan. Uang persembahan 100 dollar dari gereja yang mereka terima, disimpan saja karena mereka tidak ada hati menggunakannya.
Saat minggu tiba, walau dengan perasaan enggan, mereka tetap beribadah, dan bertepatan tamu penginjil dari Afrika. Penginjil tersebut bersaksi dan salah satu kendala adalah kebutuhan membangun tempat ibadah dan saat itu mereka masih membutuhkan 130 dollar. Mendengar itu, gembala berinisiatif menggalang dana dan mengajak jemaat mengumpulkan donasi. Mendengar hal itu, sekeluarga ini saling pandang dan sepakat mendonasikan 100 dollar yang mereka miliki mendukung pelayanan penginjil itu. Dan ketika dikumpulkan ternyata berjumlah 137 dollar. Si penginjil sangat senang dan berkata, 'terima kasih buat orang kaya yang ada di tempat ini'. 'Yes', dalam hati sekeluarga ini bersukacita, ternyata mereka adalah orang kaya dan setelah itu mereka pulang ke rumah dengan kepala terangkat, tidak lagi merasa miskin. Anda mengerti? (LS)
Question:
1. Menurut anda, apakah anda kaya, atau miskin? Bagaimana anda mengukurnya?
2. Apa bedanya berdonasi dan berkorban?
Values:
Jangan berkecil hati jika saat ini Anda belum mempunyai harta melimpah, setidaknya tetaplah miliki hati yang limpah dengan kebaikan.
Kingdom Quote:
_Orang yang miskin adalah orang yang tidak mempunyai hal lain selain uang._

03 Mei 2021

 *King's Sword*

*Tanggal: 03 Mei 2021*
Hari: Senin

Bacaan Alkitab Setahun:
1 Kor 9
1 Raj 12-13


*YANG DISUKAI TUHAN*

"Beginilah firman TUHAN:Ilanganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN"_ Yeremia 9:23-24
Apakah yang paling disukai Tuhan berkaitan dengan hidup kita umat manusia? Berdasarkan pembacaan Firman Tuhan tadi, sesungguhnya yang disukai Tuhan adalah kita "memahami dan mengenal-Nya", sehingga kebijaksanaan, kekuatan (kekuasaan) dan kekayaan yang dianugerahkan-Nya kepada manusia seharusnya tidak menjadi kebanggaan kita. Seharusnya kebanggaan sejati kita adalah kita "memahami dan mengenal Tuhan". Itu sebabnya hasrat tertinggi di dalam kehidupan seseorang seharusnya juga bukan berfokus bagaimana Tuhan yang bisa memberkati, atau bisa memberikan kekuasaan dan kekayaan, tetapi hasrat tertinggi adalah dapat "memahami dan mengenal" Tuhan secara lebih intim, sehingga pada akhirnya kita diperkenan dan dikenal Tuhan.
Tetapi mengapa sekarang "mengenal Tuhan" bukan menjadi hasrat tertinggi? Kejatuhan manusia di dalam dosalah yang telah membuat manusia kehilangan kemuliaan Allah, artinya hasrat tertinggi manusia bukan lagi "memahami dan mengenal Allah“ tetapi hanya ingin menerima berkat-berkat-Nya, ataupun menerima karunia-Nya, bukan mengenal pribadi-Nya. Hasrat tertinggi manusia (yang berdosa) adalah dirinya mulia, sehingga berkat yang menjadikan dia terkenallah yang memuaskan ego/jiwanya.
_Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah
kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"_ (Matius 7:22-23)
Kesalahan terbesar ada pada pelayan Tuhan yg dipakai oleh Tuhan, mereka merasa mengenal dan dikenal Tuhan. Kalau kita menyimak ayat Firman ini, ternyata pelayanan sebesar apapun, termasuk mengadakan mujizat dan mengusir setan demi nama Tuhan bukanlah standar atau acuan dikenal oleh Tuhan. Mengapa? Karena kejahatan bukan hanya perbuatan, tetapi kesombongan adalah kejahatan di mata Tuhan. Dimulai dari kesombongan inilah kita bisa memahami mengapa banyak hamba Tuhan yang tersohor dipakai dalam pelayanan mujizat, pada akhirnya beberapa di antara mereka kedapatan "jatuh dalam dosa".
Pelajaran bagi kita semua umat Tuhan dan pelayan Tuhan, mari kita semua dengan
rendah hati lebih berfokus pada pengenalan akan Tuhan bukan kepada berkat-berkat-Nya atau karunia-karunia-Nya yang diberikan pada kita, sehingga dengan demikian Anda dan saya dikenan dan kemudian dikenal oleh Tuhan. Anda paham? (DD)
Question:
1. Apakah yang Tuhan sukai di dalam hidup Anda?
2. Benarkah mempunyai karunia
hebat
adalah tanda kita dikenal Tuhan?
Values:
Kebahagian sejati sebagai warga Kerajaan adalah makin mengenal Sang Raja bukan makin diberkati.
Kingdom Quote:
_Diberkati secara materi bukanlah bukti dikenan dan dikenal Tuhan.

 *K I N G ' S S W O R D*

*Guide to The Kingdom Lifestyle*
Tanggal: 02 Mei 2021
Hari: Minggu
Bacaan Alkitab Setahun:
1 Kor 8
1 Raj 10-11

Via Audio:

*PELATIHAN KEHIDUPAN*

"Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang." - Mzm 144:1
Respon seseorang dalam menghadapi setiap proses dalam kehidupannya akan menentukan akan menjadi apa akhir kehidupan orang tersebut. Raja Daud adalah sebuah contoh yang baik bagaimana ia mengambil respon yang benar dalam hidupnya. Ketika masalah dan tekanan hidup dialaminya, ia menganggap hal itu sebagai sarana yang TUHAN pakai untuk melatih dan mengajarnya menghadapi peperangan dalam kehidupannya. Daud muda tidak memiliki latar belakang militer dibandingkan dengan kakak-kakaknya yang merupakan seorang prajurit terlatih dan siap menghadapi peperangan. Daud muda adalah seorang gembala kambing domba yang hanya dua tiga ekor (1 Sam 17:28). Artinya tidak banyak kambing domba yang ia gembalakan, namun ia berani mempertaruhkan nyawanya dengan menghadapi singa dan beruang demi melepaskan seekor domba yang diterkam oleh singa atau beruang tersebut.
Diawali dengan kesetiaannya terhadap perkara yang kecil dan kepercayaannya kepada TUHAN dalam menghadapi setiap proses kehidupan maka ALLAH sendiri yang telah melatih Daud muda serta mempersiapkan menjadi seorang panglima perang yang gagah perkasa dan menjadi raja atas bangsa Israel. Promosi dan pembalikam keadaan dialami oleh Daud ketika ia berhasil mengalahkan Goliat pada saat Saul dan prajurit terlatih lainnya justru takut menghadapinya. Kemenangan Daud atas Goliat diperoleh karena imannya kepada ALLAH yang telah diuji dan dibuktikan dalam hidupnya. Melalui proses hidup yang dianggap Daud sebagai didikan TUHAN untuk menghadapi peperangan yang sesungguhnya, Daud berhasil membuktikan bahwa dengan mengandalkan pelatihan dan kekuatan ALLAH kita pasti akan menang.
Sudah satu tahun lebih kita menghadapi pandemi Covid-19, tentunya sudah banyak hal yang telah kita pelajari jika kita menganggap ini sebagai Corona Academy dan tentunya sudah begitu banyak pertolongan TUHAN yang kita alami dalam hidup kita. Mungkin sebelum pandemi kita seperti Daud, tidak dianggap dan hanya dipercaya dengan perkara-perkara kecil dan kita bertahan untuk tetap mengerjakannya. Melalui pandemi TUHAN mempromosikan dan mempercayakan kepada kita hal-hal yang lebih besar. Atau jika saat ini kita masih berjuang bertahan menghadapi dampak pandemi, percayalah bahwa TUHAN masih melatih hidup kita untuk menghadapi peperangan yang sesungguhnya, sebab ALLAH adalah batu karang yang kokoh, kubu pertahanan, perisai dan penyelamat bagi orang yang berlindung kepada-NYA. Bersyukurlah dan tetaplah mengandalkan TUHAN dalam setiap aspek hidup kita. Amen. (RSN)
*Questions:*
1. Bagaimana TUHAN melatih kita melalui proses yang kita hadapi?
2. Pelajaran apa yang sudah kita selesaikan dalam Corona Academy?
*Values:*
ALLAH adalah batu karang yang kokoh, kubu pertahanan, perisai dan penyelamat bagi orang yang berlindung pada-NYA.
*Para pejuang yang mengandalkan kekuatan dan pelatihan ALLAH pasti akan menang menghadapi setiap peperangan dalam hidupnya*

01 Mei 2021

 

🇰 🇮 🇳 🇬 '🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩
*Guide To Kingdom Lifestyle*
Tanggal: 01 Mei 2021
Hari: Sabtu

Bacaan Alkitab Setahun:
1 Kor 7:17-40
1 Raj 8-9


*TRAIN*

“yang mengajar tanganku berperang, sehingga lenganku dapat melengkungkan busur tembaga.”
*2 Samuel 22:35*
Tanpa teras akita sudah memasuki bulan Mei 2021. Tema renungan bulan Mei 2021 adalah train. Kata train yang merupakan kata kerja dalam Merriam Webster Dictionary memiliki arti: 1) to teach so as to make fit, qualified, or proficient (untuk mengajar agar menjadi pas, berkualitas, atau mahir); 2) to form by instruction, discipline, or drill (untuk membentuk dengan instruksi, disiplin, atau Latihan; 3) to make prepared (as by exercise) for a test of skill (untuk membuat persiapan/seperti dengan latihan, untuk ujian ketrampilan. Dalam arti sederhana kata train memiliki arti melatih dan menguji dengan instruksi dan disiplin agar menjadi mahir dan berkualitas. Jika kita mau menjadi pribadi yang berkualitas maka kita memerlukan kedisiplinan, latihan dan ujian.
Dalam train kita belajar beberapa hal. Yang pertama, *kedisiplinan.* Salah satu hal penting dalam train adalah kedisiplinan. Kedisiplinan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Kedisiplinan berbicara bagaimana kita mengelola waktu yang kita miliki. Di dunia ini ada tatanan waktu yang berbeda di setiap negara. Kita mau tak mau harus mengikuti tatanan tersebut. Di setiap instansi dan lembaga juga memberlakukan aturan waktu yang berbeda-beda. Sebagai contoh, para atlet sejak kecil telah membiasakan dirinya dengan disiplin berlatih olah raga di bidang yang mereka geluti setiap hari. Mereka tau bahwa hanya dengan berdisiplin mereka dapat meraih prestasi yang lebih baik daripada sebelumnya bahkan menjadi yang terbaik bagi dirinya sendiri. Para Atlet sadar bahwa mereka harus dengan disiplin yang tinggi mengalahkan dirinya sebelum dapat meraih prestasi yang terbaik. *Disiplin* adalah sikap yang harus kita miliki dan kembangkan jika kita mau mengalami perubahan dan kemajuan.
Yang kedua, *latihan.* Setiap orang tak ada yang sempurna. Sementara itu banyak orang mengejar kesempurnaan. Sebagai contoh, para atlet senam harus melatih dirinya setiap hari agar ia dapat meraih nilai yang sempurna. Mereka tau bahwa hanya dengan latihan berulang kali maka mereka akan menjadi terbiasa dalam melakukan gerakan-gerakan yang sulit. Ada orang berkata bahwa pengulangan adalah ibu dari kesempurnaan. Oleh sebab itu mari kita jangan jemu berlatih dengan disiplin setiap hari untuk setiap hal yang kita kerjakan.
Yang ketiga, *ujian.* Hasil dari kedisiplinan dan latihan kita setiap hari akan mengalami ujian. Tujuan dari ujian adalah melihat kualitas dan kemahiran kita di bidang yang kita kerjakan. Setiap ujian akan mendapatkan hasil. Dari hasil ujian kita dapat mengevaluasi diri dan mempersiapkan diri untuk ujian demi ujian lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari kita sebenarnya menghadapi ujian demi ujian yang tak terduga. Oleh sebab itu mari kita melatih dan menguji diri kita sendiri sebelum beraktifitas dan berinteraksi dengan orang lain.
*Question:*
1. Apakah anda mau sungguh-sungguh mau melatih diri anda dengan disiplin setiap hari?
2. Mengapa kita harus melatih diri kita dengan disiplin setiap hari?
*Values:*
Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau berkomitmen melatih dirinya dengan disiplin setiap hari.
*Disiplin adalah sikap yang harus kita miliki dan kembangkan jika kita mau mengalami perubahan dan kemajuan.*

*King’s Sword* Tanggal: 17 November 2021 Hari: Rabu Bacaan Alkitab Setahun: Yoh 11:33-57 Yeh 5-7 Via Audio: https://youtu.be/5a-s8Mzbs80 h...