13 September 2021

 *King's Sword*

Tanggal: 13 September 2021
Hari: Senin

Bacaan Alkitab Setahun:
Luk 19:2-27
Amsal 13-15

*ATHEIS AND THEIS*

“_Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya_;” Yohanes 1:11-12
Seorang atheis, berdebat tentang Allah dan berkata kalau Allah ada dan maha kuasa, apakah Dia mampu menciptakan batu yang Dia sendiri tidak kuat mengangkatnya. Lalu dengan logika sempitnya si atheis ini berdalih, kalau Allah maha kuasa berarti Allah mampu menciptakan apa saja, tapi kalau Ia berhasil menciptakan batu yang tak mampu diangkat-Nya berarti Dia tidak maha kuasa.
Dengan logika yang mirip si atheis, Allah yang Mahakuasa, (yang tak ada yang mustahil baginya), bukan menciptakan batu yang tak mampu ia angkat. Namun Ia telah mengambil rupa (berinkarnasi) sebagai seorang manusia yang berkodrat ciptaan. "_Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia_." (Filipi 2:6-7)
Dalam kemahakuasaan-Nya, Dia yang ilahi telah mengosongkan diri dan berinkarnasi sebagai manusia yang adalah kodrat ciptaan yang fana, lahir dari rahim seorang wanita perawan (Matius 1:20-21) menjadi manusia berdaging yang tidak berkuasa dan tunduk pada Alam ciptaan-Nya, tunduk pada dimensi ruang dan waktu. Suatu rancangan ilahi yang yang tidak masuk akal, suatu kebodohan dan batu sandungan (1 Korintus 1:23) baik bagi yang atheis maupun yang theis. Dan bukan hanya menjadi sama dengan manusia saja tetapi Dia taat sampai mati di kayu Salib. Disalibkan oleh kolaborasi manusia theis dan atheis (Yahudi dan Romawi) yang adalah ciptaanNya.
Ini semua Dia lakukan dengan suatu tujuan agar baik manusia yang atheis maupun yang theis yang adalah ciptaan-Nya dapat mengambil bagian dalam kodrat illahi (2 Petrus 1:24). Ia melakukan ini untuk menebus/menggantikan apa yang tak mampu dilakukan manusia (baik yang atheis maupun yang theis), karena tak ada pilihan lain.
Di kayu Salib, Ia berseru "_Ya Bapa ampuni mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat_". Mungkin sampai disini pun logika Anda belum dapat menangkapnya, namun tak perlu cemas karena Dia yang menciptakan Anda mengerti semua cara berpikir Anda, akan sanggup memberikan pengertian kepada Anda (baik yang theis maupun yang atheis) tepat pada waktunya. Hanya jangan Anda mengeraskan hati. (DD)
Question:
1. Menurut Anda mengapa Allah yang berinkarnasi adalah kebodohan ?
2. Bagaimana Anda bisa mempercayai Kristus adalah Tuhan?
Values:
Setiap warga Kerajaan menerima panggilan dan diangkat menjadi putra-Nya, atas kedaulatan Sang Raja, bukan kehendak pribadi.
Kingdom Quote:
_Eksistensi illahi sangat luas dan dalam sehingga tak mungkin semuanya bisa kita pahami_.

 

🇰 🇮 🇳 🇬 '🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩
Tanggal: 12 September 2021
Hari: Minggu
Bacaan Alkitab Setahun:
Luk 18:18-43
Amsal 10-12


*GAYA HIDUP UMAT TUHAN*

“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita”Kolose 3:17
Setiap orang memiliki kehidupan yang berbeda. Setiap orang juga memiliki gaya hidup berbeda. Kita adalah umat TUHAN. Sebagai umat TUHAN kita sebenarnya adalah Warga Kerajaan Allah yang memiliki gaya hidup yang istimewa. Sebagai umat TUHAN, kita memiliki gaya hidup yang berbeda dengan kebanyakan orang. Standar gaya hidup umat TUHAN adalah Firman TUHAN. Sebagai umat TUHAN hendaknya kita berkomitmen untuk menjalani kehidupan dengan standar Firman TUHAN. Maukah anda melakukan gaya hidup umat TUHAN sesuai dengan standar Firman TUHAN?
Mari kita belajar menjalani gaya hidup umat TUHAN yang berkomitmen melakukan Firman TUHAN.
*Yang pertama*, siapa umat TUHAN? – Kol 3:12a. Sesungguhnya umat TUHAN adalah pilihan TUHAN yang dikuduskanNYA dan dikasihiNYA. Sadari bahwa umat TUHAN itu istimewa. Apakah kita sadar bahwa diri kita ini sebenarnya unik, khusus dan istimewa di hadapan TUHAN? Ingatlah bahwa umat TUHAN adalah biji mata TUHAN. Jika kita hidup benar maka TUHAN pasti membela kita seperti menjaga biji mataNYA sendiri. Oleh sebab itu pertahankan hidup kita untuk berjalan dalam kebenaran bersama dengan SANG KEBENARAN. Oleh sebab itu jangan menyalahgunakan kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh TUHAN kepada kita. Semakin kita sadar siapa diri kita di hadapan TUHAN, maka kita akan semakin mempertanggungjawabkan setiap kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan TUHAN kepada kita. Apakah kita sudah menyadari siapa diri kita di hadapan TUHAN?
Yang kedua, gaya hidup umat TUHAN – Kol 3:12b-17. Umat TUHAN memiliki kehidupan dan gaya hidup yang berbeda dengan kebanyakan orang. Gaya hidup umat TUHAN merupakan magnet bagi orang-orang di sekitarnya. Mengapa demikian? Karena gaya hidup umat TUHAN selalu bertentangan dengan gaya hidup kebanyakan orang yang mementingkan dirinya sendiri. Jadi, sekalipun anda mengaku sebagai umat TUHAN, namun jika gaya hidup anda sama seperti orang dunia, maka sebenarnya anda tidak layak disebut sebagai umat TUHAN. Gaya hidup umat TUHAN menghasilkan buah yang matang, banyak dan dapat dinikmati banyak orang. Mari kita perhatikan beberapa gaya hidup umat TUHAN yang layak kita teladani dari Kol 3, yaitu: belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, kesabaran, penuh pengampunan, kasih, damai sejahtera, penuh syukur, penuh Firman, bekerja dan melayani yang
terbaik
. Tentu saja masih ada banyak kebenaran gaya hidup umat TUHAN yang bisa kita pelajari dari Firman TUHAN. Sudahkah anda memiliki gaya hidup umat TUHAN? Maukah anda mempertahankan gaya hidup umat TUHAN? (DW)
Questions:
1. Apakah anda sadar bahwa anda adalah umat TUHAN?
2. Mengapa kita harus memiliki gaya hidup yang benar sebagai umat TUHAN?
Values:
Seorang Warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang memiliki gaya hidup Kerajaan Allah.
*Gaya hidup umat TUHAN sangat berbeda dengan gaya hidup kebanyakan orang di dunia.*

11 September 2021

 

🇰 🇮 🇳 🇬 '🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩
Tanggal: 11 September 2021
Hari: Sabtu

Bacaan Alkitab Setahun:
Luk 18:1-17
Amsal 8-9

*KETAATAN DAN KUALITAS HIDUpi

“Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! "Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!" Sela Mazmur 24:9-10
Salah satu kata yang seringkali dianggap paling punya tanggung jawab rohani paling mendasar adalah ketaatan. Kata ini menjadi terasa begitu berat karena terkesan sedang membatasi diri kita dengan serangkaian peraturan-peraturan yang harus kita ikuti atau larangan/batasan-batasan yang harus kita jaga untuk tidak menerobosnya. Kata ketaatan ini sering dimaknai dengan kewajiban-kewajiban yang harus kita penuhi dengan sebaik-baiknya. Seluruh makna ini memberi kesan bahwa ketaatan itu adalah hal yang sulit, berat dan tidak menyenangkan.
Sebenarnya makna dari ketaatan bukan sekedar peraturan, melainkan sebuah standart kualitas. Dalam kehidupan sehari-hari kita semua berharap mendapatkan produk barang atau layanan yang berkualitas. Jika kita membeli barang, misalnya baju kita tentu berharap mendapatkan produk yang berkualitas. Demikian pula dengan pelayanan atau jasa, kita juga sangat mengharapkan mendapatkan kualitas pelayanan
terbaik
. Dalam kehidupan sehari-hari kita kerap diminta melakukan proses evaluasi atau penilaian terhadap kualitas pelayanan yang kita terima, misalnya dengan memberi tanda bintang antara satu hingga lima. Selain itu kita sendiri juga selalu berusaha untuk menampilkan kualitas performa dan karya kita. Para pelajar berjuang menunjukkan nilai
terbaik
, para pekerja berusaha menjadi pekerja dengan kualitas
terbaik
. Hal ini menunjukkan bahwa menjadi pribadi berkualitas tinggi adalah harapan dan perjuangan bukan tuntutan dan beban.
Firman Tuhan yang kita baca menunjukkan sebuah metafora atau penggambaran standart seperti sebuah gerbang (gate) kerajaan yang diangkat naik atau turun dan sang pribadi Raja Kemuliaan yaitu Allah sendiri digambarkan akan melewati pintu gerbang tersebut. Adalah sebuah ketidak-elokan bagi sang Raja Kemuliaan untuk memasuki sebuah kerajaan dengan membungkuk karena gerbang yang terangkat rendah. Hanya dengan mengangkat gerbang sebagai simbol standart setinggi-tingginya, akan membuat Sang Raja Kemuliaan, kehormatan yang akan dapat masuk.
Dari penggambaran ini kita mempelajari bahwa ketaatan sebagai hidup berkualitas dengan standart yang dijunjung tinggi adalah sebuah kehormatan, dan perjuangannya adalah kegairahan bukannya beban. Sama seperti kita selalu mengharapkan kualitas yang makin lama makin baik, maka kesadaran ini diharapkan akan membuat kita juga memiliki kerinduan untuk menumbuhkan ketaatan, bahkan menjadikan ketaatan sebagai gaya hidup kita. 1 Petrus 1:14, “Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu.” Siap jadi pribadi berkualitas? Amin (HA)
Questions:
1. Sudahkah hidup Anda mempunyai standar Kerajaan?
2. Bagaimana Anda mendidik orang-orang sekitar Anda memiliki kehidupan dengan standar Kerajaan?
Values:
Ketaatan sebagai hidup berkualitas dengan standar yang dijunjung tinggi adalah sebuah kehormatan, dan perjuangannya adalah kegairahan bukannya beban.
*Ketaatan adalah sebuah respon dari kesediaan hidup sesuai kualitas Allah dalam diri kita.*

 *King's Sword*

Tanggal: 10 September 2021
Hari: Jumat

Bacaan Alkitab Setahun:
Luk 17:20-37
Amsal 6-7

*HORMATI TUHAN!*

_Murka TUHAN bangkit terhadap Uza. Dia membunuh Uza karena dia mengedangkan tangannya menahan tabut itu. Uza mati di sana, di hadapan Allah_. 1 Tawarikh 13:10, 14 (AYT)
Di pasal ini kita melihat kisah pemindahan tabut Tuhan yang sebelumnya dirampas oleh orang Filistin tetapi karena tabut itu menyebabkan kekacauan dan malapetaka di tempat orang Filistin maka mereka menaruhnya di rumah Abinadab yang kemungkinan besar adalah orang Lewi.
Ketika Daud bermaksud memindahkan tabut itu ke Yerusalem maka tabut itu diperlakukan dengan cara yang salah. Seharusnya dipikul oleh orang Lewi tetapi ini diangkut oleh kereta. Semua orang terlibat dalam proses yang salah termasuk Daud, akibatnya anak Abinadab, Uza, secara tidak sengaja memegang tabut itu karena tergelincir dari kereta. Maksud dan tujuannya benar namun caranya salah dan ini menyebabkan penghukuman bagi Uza.
Peristiwa ini membuat keinginan Daud terhenti lalu menitipkan Tabut Allah ke Obed Edom. Ia memutuskan menerima Tabut Allah yang selama ini didengarnya sangat menakutkan. Bagaimana penduduk kota Asdod ditekan oleh Allah ketika Tabut itu ada di sana. Dan bagaimana risiko yang besar serta pasti merepotkan untulk mengurus Tabut itu. Dan kejadian terakhir adalah cerita tentang kematian Uza. Walau begitu, dia tetap menerima Tabut Allah itu masuk ke dalam rumahnya. Dia pelajari sungguh-sungguh bagaimana cara menghormati Allah yang dilambangkan dengan Tabut itu.
Dia belajar dari kesalahan Uza yang sembrono ketika ada di dekat Tuhan. Dia belajar bagaimana kemenangan selalu hadir saat bangsa Israel membawa tabut itu dalam peperangan. Dan Alkitab mencatat, hanya dalam waktu 3 bulan, dia dan seisi rumahnya diberkati Tuhan. Keluarganya menjadi buah bibir banyak orang hingga kabar itu sampai ke telinga Daud. Anak- anak dari pria itu pun sangat diberkati dan menjadi orang penting. Kedudukannya sendiri juga diangkat. Hidupnya diubah total karena dia berhasil menghadirkan Tuhan untuk dirinya dan seisi rumahnya.
Belajarlah dari pengalaman ini. Menghargai Tuhan adalah sikap yang harus diajarkan kepada setiap keluarga kepada anak-anaknya. Dunia penuh dengan olokan kepada Tuhan dan kekudusannya. Jangan pernah ikut terlibat di dalam olokan tersebut. Tanamkan rasa hormat dan cinta kepada Tuhan kepada anak-anak supaya jangan penghukuman kelak menimpa mereka. (DH)
Question:
1. Mengapa kita perlu mengajarkan anak-anak kita dengan menghormati Tuhan?
2. Apakah dampak ketika kita mengajarkan hormat kepada Tuhan?
Values:
Hidup yang berkemenangan diawali dengan pemahaman akan penghormatan kepada Tuhan sebagai hal yang utama.
Kingdom Quote:
_Hormati Tuhan dan rasakanlah dampak dalam kehidupanmu_.

09 September 2021

 *King's Sword*

Tanggal: 9 September 2021
Hari: Kamis

Bacaan Alkitab Setahun:
Luk 17:1-19
Amsal 3-5

“_Kata-Nya lagi kepada mereka:
"Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu_." Lukas 12:15
*MENANG UNDIAN*
Pada dua dekade terakhir, media massa sering memberitakan, bahwa cukup banyak warga Indonesia yang menjadi korban penipuan melalui internet. Bahkan kini medianya sudah semakin beragam, diantaranya menggunakan sms dan telepon rumah. Modus penipuan mereka pun beragam, mulai dari transaksi jual-beli tipuan, toko _online_ yang tidak mengirimkan barang, tipuan berhasil menang undian, hingga medadak mendapat warisan dari seseorang yang belum pernah dikenal sebelumnya.
Sejak era tahun 1990-an, penipuan berkedok mendapat warisan yang beritanya dikirim melalui surat elektronik (e-mail) sudah sering terjadi. Awalnya dipopulerkan oleh sindikat yang berasal dari Nigeria, oleh karena itu, penipuan semacam ini kemudian sering disebut “_Nigerian Scam_”. Hingga sekarang masih ada _e-mail_ semacam ini, yang menyampaikan pada Anda, bahwa Anda berhak mendapat warisan (entah dari siapapun) dalam jumlah yang sangat besar. Penipu ini kemudian meyakinkan Anda dengan berbagai bukti yang kebanyakan palsu, dan membuat Anda akhirnya mentransferkan sejumlah uang pada sang pemberi berita, dengan maksud “melancarkan” proses surat menyurat dan pencairan dana.
Penipuan lain yang sejenis juga marak terjadi di Indonesia, kedoknya berupa menang undian berhadiah. Melalui berbagai media, baik internet, sms, telepon, brosur, maupun _voucher_. Anda akan diberitahu bahwa Anda telah menang undian tertentu dan tetap saja ujung- ujungnya meminta Anda untuk ke ATM dan mentransfer sejumlah uang, dengan alasan pembayaran pajak, proses pencairan, proses perijinan dan sebagainya. Kesemuanya berusaha menipu dengan terlebih dulu mengiming-imingi akan ada hadiah besar menanti Anda, asalkan Anda bersedia terlebih dulu mentransfer sejumlah uang kepada mereka. Cerita yang disampaikan juga beragam, dan tentu sangat menarik perhatian mereka yang saat itu mendambakan jadi orang kaya mendadak.
Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk waspada terhadap segala ketamakan, agar kita tidak kehilangan damai sejahtera yang kita miliki. Sebab ketamakan mampu membuat seseorang kehilangan pengertian mana yang benar dan yang tidak. Logika dan akal sehat pun bisa dilanggar, sebab pikirannya sudah tertutupi oleh keinginan akan harta yang berlimpah. Pada kondisi tersebut, maka dengan sangat mudah damai sejahtera dapat dicuri dari kehidupannya. Salah satunya dengan kenyataan bahwa bukannya mendapat uang lebih banyak, justru kehilangan uang lebih banyak. Waspadalah! (JB)
Question:
1. Pernahkah Anda mengalami penipuan dalam bentuk apapun?
2. Sudahkah Anda waspada dan cermat mengamati lingkungan dan keadaan di sekitar Anda sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya penipuan?
Values:
Sebagai warga Kerajaan, kita harus selalu mengerti bahwa berkat finansial didapat dari pekerjaan tangan kita yang diberkati oleh Sang Raja, dan bukan mengharapkan tiba-tiba turun dari langit.
Kingdom Quote:
_Sikap orang yang berharap mendapat uang secara instan adalah sikap yang membuka diri terhadap penipuan keuangan_.

08 September 2021

 *King's Sword*

Tanggal: 8 September 2021
Hari: Rabu

Bacaan Alkitab Setahun:
Luk 16
Amsal 1-2

*PENGHARAPAN PADA KRISTUS MEMBANGKITKAN (PPKM)*
_Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah_.” Ibrani 12:2
Pada akhir Juni 2021 Indonesia kembali mengalami lonjakan angka penyebaran Covid-19 yang cukup tinggi, sehingga pada tanggal 1 Juli 2021 Pemerintah kembali melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Pulau Bali, dimulai dari tanggal 3 Juli 2021 s.d. 20 Juli 2021. PPKM Darurat ini ditujukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan cara membatasi aktifitas masyarakat secara ketat di beberapa bidang tertentu, misalnya penutupan mal, rumah ibadah dan kegiatan lain yang memungkinkan berkerumunnya orang.
PPKM Darurat ini bukanlah upaya yang pertama kali dilakukan Pemerintah untuk membatasi aktifitas masyarakat. Di akhir April 2020 Pemerintah pernah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara nasional, yang kemudian dilanjutkan dengan PPKM di beberapa daerah tertentu. Di satu sisi upaya pembatasan aktifitas masyarakat tersebut dinilai cukup berhasil menekan penyebaran Covid-19, namun di sisi lain melemahkan pertumbuhan ekonomi nasional karena banyak usaha/bisnis yang harus ditutup selama PSBB atau PPKM, seperti usaha transportasi dan pariwisata. Banyak orang yang mengeluh karena kehilangan pendapatan bahkan pekerjaan akibat PPKM, sehingga begitu Pemerintah menerapkan kembali PPKM sebagian besar masyarakat merasa kehilangan harapan untuk bisa kembali bangkit.
Pada tahun 1927 di lepas Pantai Paulding, Provincetown, Massachusetts, sebuah kapal selam Amerika bertabrakan dengan sebuah kapal _US Coast Guard_ (Penjaga Pantai Amerika), dan kapal selam tersebut tenggelam. Penjaga Pantai dan Angkatan Laut Amerika mengirimkan penyelam untuk menilai kerusakan dan memulai operasi penyelamatan. Ketika para penyelam mendekati kapal selam, mereka mendengar seorang pelaut mengetuk lambung kapal dalam kode Morse. Dia bertanya: “Apakah masih ada harapan?”
Manusia dapat bertahan hidup 40 hari tanpa makan, 3 hari tanpa minum dan 8 menit tanpa bernafas, tapi manusia tidak dapat bertahan satu detik pun tanpa pengharapan, khususnya di masa PPKM. Pengharapan adalah bagian paling penting dari kehidupan. Ketika pengharapan seseorang hilang, maka hidupnya sudah berakhir, sebab pengharapan adalah jangkar yang kuat dan aman bagi jiwa kita (Ibrani 6:19).
Di mana-mana banyak orang yang mencari pengharapan di tempat yang salah. Mereka mencarinya dalam hubungan, pengetahuan dan agama, dengan cara membenarkan dirinya sendiri. Tetapi hanya ada satu pribadi yang dapat memberikan pengharapan yang nyata akan keselamatan, yaitu Yesus Kristus.
Ketika mata kita tertuju kepada Yesus, maka Ia akan memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan kita agar dapat percaya kepada Yesus. Saat itulah Roh Kudus akan bekerja di dalam kita untuk memenuhi kita dengan pengharapan bahwa Allah saja yang memegang kendali sepenuhnya atas hidup kita, karena Ia mengasihi kita dan Ia bekerja demi kebaikan kita. Dalam masa kesukaran apapun, bahkan dalam masa PPKM, hanya dengan pengharapan pada Yesus saja yang akan membangkitkan kita dari rasa duka dan keputusasaan, serta menyempurnakan iman kita untuk memperoleh janji keselamatan-Nya melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Amin. (YMH)
Question:
1. Apa dampak PPKM yang paling merugikan bagi Anda?
2. Bagaimana caranya kita memiliki pengharapan pada Yesus?
Values:
Warga Kerajaan Allah yang sejati adalah pribadi yang memiliki pengharapan kepada Sang Raja.
Kingdom Quote:
_Ketika pengharapan seseorang hilang, maka hidupnya sudah berakhir, sebab pengharapan adalah jangkar yang kuat dan aman bagi jiwa kita_.

07 September 2021

 *King’s Sword*

*Guide To Kingdom Lifestyle*
* Tanggal: 7 September 2021*
Hari: Selasa

*Bacaan Alkitab Setahun:*
Luk 15:11-32
Maz 148-150

*BELAJAR DARI BURUNG*

“Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?”
*Matius 6:31*
Pernahkah Anda tidak merasa kuatir? Tentunya sebagai manusia, kita pasti pernah merasa kuatir. Entah itu tentang masa depan, perekonomian, dan lain sebagainya. Situasi atau perkembangan sekarang tentang pandemi covid-19, juga seringkali membuat kita kuatir. Apalagi setiap hari kita melihat berita orang yang terpapar covid-19 dan meninggal karena covid-19.
Melalui bacaan ayat hari ini, seharusnya kita merasa malu apabila saat ini kita masih dilanda kekuatiran. Yesus berkata supaya kita tidak kuatir akan hidup kita, tentang apa yang akan kita makan, minum, dan yang kita pakai. Kita harus belajar dari burung dan tanaman. Burung di udara tidak pernah menabur dan tidak pernah menuai dan tidak pernah mengumpulkan bekal, namun tetap dipelihara oleh Bapa di sorga. Demikian juga bunga yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal tetapi warna bunga yang dihasilkan sangatlah indah. Bahkan Yesus menyatakan bahwa keindahannya melebihi dari kemegahan Salomo, dalam segala kemegahannya tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.
Perbandingan yang Yesus kemukakan dalam bacaan ini memiliki arti yang sangat dalam. Hal ini menunjukkan bahwa betapa berharganya kita di mata Tuhan bila dibandingkan ciptaan-Nya yang lain (tanaman dan hewan). Sebab Bapa kita yang di sorga tahu apa yang menjadi segala keperluan kita. Yesus juga menyatakan bahwa orang yang selalu merasa kuatir adalah orang yang tidak percaya. Yang harus kita lakukan dahulu adalah mencari dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semua yang kita butuhkan, Tuhan pasti memenuhi bahkan akan diberikan sampai berkelimpahan. Mencari dahulu kerajaan Allah yaitu melakukan apa yang menjadi keinginan Bapa lebih dahulu, taat pada setiap perintah-perintah Tuhan atau kehendak Tuhan.
Filipi 4:19, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” Karena itu janganlah kita kuatir tentang masa depan kita, percayalah bahwa Tuhan lebih mengenal diri kita dan apa yang kita butuhkan dan Ia akan memenuhinya. Apakah kita sudah mengundang Yesus masuk dalam perahu kehidupan kita? Kita seharusnya tidak perlu kuatir lagi, karena saat badai menerpa ada yang menopang kehidupan kita. Ingat kemampuan kita terbatas tetapi kuasa Tuhan tidak terbatas. Anda percaya? (AU)
*Question:*
1. Mengapa kita masih selalu merasa kuatir?
2. Bagaimana supaya kita bisa menghapus rasa kuatir kita? Apa yang harus kita lakukan?
*Values:*
Yesus menyatakan bahwa orang yang selalu merasa kuatir adalah orang yang tidak percaya.
*Kingdom Quote:*
_Serahkan segala kuatirmu kepada Tuhan dan kita akan melihat perbuatan-Nya yang dahsyat terjadi dalam hidup kita._

*King’s Sword* Tanggal: 17 November 2021 Hari: Rabu Bacaan Alkitab Setahun: Yoh 11:33-57 Yeh 5-7 Via Audio: https://youtu.be/5a-s8Mzbs80 h...