25 Oktober 2021

 *King’s Sword*

Tanggal: 25 Oktober 2021
Hari: Senin

Bacaan Alkitab Setahun:
2 Pet 2
Yer 6-8

*KUMBANG ATAU KUPU-KUPU?*

“_Karena itu, buanglah semua kebencian, semua tipu daya, semua kemunafikan, semua iri hati, dan segala macam fitnah. Seperti bayi yang baru lahir, hendaklah kamu menginginkan susu rohani yang murni supaya dengan itu kamu bertumbuh dalam keselamatanmu, jika kamu sudah sungguh-sungguh merasakan bahwa Tuhan itu baik_” 1 Petrus 2:1-3 (AYT)
Kumbang kotoran (_dung bettle_) bertolak belakang dengan kupu-kupu. Kumbang kotoran sangat menyukai dan menikmati kotoran. Ia bahkan seolah-olah menari di tengah-tengahnya. Apa yang disukainya tidak mungkin sama dengan kupu-kupu yang menyukai bunga dan mencari serbuk sarinya.
Ketika diselamatkan, kita seolah-olah diubah dari “kumbang kotoran” menjadi
“kupu-kupu”. Jelas ada perbedaan yang tajam. Dulu kita suka kotoran dan setelah
diselamatkan kita hal-hal yang kudus.
Namun keselamatan yang kita terima di dalam Kristus bukannya tanpa tanggung
jawab dan pergumulan. Sebab selama kita di dunia ini maka jiwa kita berperang melawan segala hawa nafsu yang ada dalam diri kita dan godaan yang ada di dunia serta tipu daya iblis yang selalu berusaha menjatuhkan kita. Dan Petrus menasihatkan supaya kita jangan sampai terjebak dengan manusia lama kita dan supaya kita membuang segala kebencian, tipu daya, kemunafikan, iri hati, dan fitnah.
Kata "buanglah" ini menunjuk pada bagian kita atau tanggung jawab kita untuk melakukannya, yang tentunya dengan kekuatan anugerah Allah yang bekerja di dalam kita. Kita harus membuang segala yang buruk. Maka kita perlu mengkoreksi dan merenungkan masih adakah manusia lama kita yang mencoba untuk memijakkan kakinya dalam hidup kita. Setelah itu kita perlu untuk selalu merindukan susu yang murni yaitu firman Tuhan tanpa ini mustahil kita menang melawan hawa nafsu kita. Berarti tiap hari tanpa henti kita wajib membaca firman Tuhan dan merenungkan secara lebih mendalam dan disertai dengan kerinduan supaya Tuhan menyingkapkan kebenarannya kepada kita dan menguatkan kita melalui firmannya.
Mengapa kita melakukan kedua hal di atas? Sebab kita sudah merasakan akan
kebaikan Tuhan. Kasih Kristus sudah diberikan dalam hidup kita dan kita tinggal di dalam kasihnya itu.
Kiranya Tuhan menolong kita untuk menjadi orang Kristen yang berkemenangan. (DH)
Questions:
1. Mengapa kita masih perlu bergumul melawan hawa nafsu?
2. Di area kelemahan mana yang Anda perlu pergumulkan?
Values:
Anugerah Allah perlu direspons
dengan tanggung jawab supaya kita selalu berkemenangan.
Kingdom Quote:
_Anugerah Allah adalah menyelamatkan dan memampukan._

24 Oktober 2021

 *King’s Sword*

Tanggal: 24 Oktober 2021
Hari: Minggu

Bacaan Alkitab Setahun:
2 Pet 1
Yer 3-5


*BERKAT ROHANI TERPENTING*

“_TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera Bilangan 6:24-26_
Berbicara mengenai berkat pasti mengasyikkan. Siapa yang tidak ingin hidupnya diberkati? Siapa yang tidak ingin menikmati berkat Allah? Dan dalam pembacaan hari ini kita melihat berkat Allah bagi segenap orang Israel. Dalam ayat 22 jelas sekali dikatakan bahwa Allah memberikan perintah kepada Musa supaya berkat dicurahkan. Berkat ini diucapkan oleh Harun dan anak-anaknya. Namun lihatlah berkat yang diucapkan, semuanya berkaitan dengan berkat rohani. Allah mau menyinari dengan wajah-Nya dan memberikan kasih karunia; Tuhan menghadapkan wajah-Nya dan memberi damai sejahtera; bukankah ini semua adalah berkat-berkat secara rohani? Dan inilah sebenarnya berkat yang dapat kita mintakan kepada Allah.
Jangan terlalu berpusat pada perkara materi saja. Buat apa kalau harta melimpah tetapi rumah tangga kita tidak ada damai sejahtera? Buat apa rumah dan mobil banyak nan mewah tetapi kita dilanda ketakutan? Yang penting adalah berkat Allah secara rohani melimpah dalam hidup kita.
Doa-doa yang kita naikkan selama ini hanyalah berpusat pada materi. Jangan salah mengerti! Kita boleh saja meminta perkara materi asal itu menjadi kebutuhan, sebab Allah memang menyediakannya buat kita. Tetapi yang penting adalah perkara rohani. Alkitab sendiri berkata, “_Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah_” (Kol. 3:1-3).
Apa yang Paulus maksudkan pada ayat di atas adalah prioritas utama yang harus
diperhatikan. Apa perkara di atas itu? Dimana Kristus ada! Perkara di atas juga adalah perkara yang kekal. Dan Paulus juga berkata, “_Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal_” (2 Kor. 4:18).
Manusia rohani memperhatikan perkara di atas dan manusia rohani mencari berkat rohani juga. Jika kita manusia rohani, maka belajarlah untuk memperhatikan perkara di atas dan meminta berkat-berkat rohani juga. (DH)
Questions:
1. Berkata apa yang paling kita butuhkan?
2. Mengapa berkat rohani itu penting?
Values:
Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda.
Kingdom Quote:
_Manusia rohani mementingkan berkat rohani._

23 Oktober 2021

🇰 🇮 🇳 🇬 '🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩
Tanggal: 23 Oktober 2021
Hari: Sabtu

Bacaan Alkitab Setahun:
1 Pet 5
Yer 1-2

*HABIS AKAL NAMUN TIDAK PUTUS ASA*

“Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa”2 Korintus 4:8
Pada masa Paulus, ternyata ada saja pengkhotbah-pengkhotbah yang memiliki motivasi yang tidak jelas. Mereka hanya ingin memiliki banyak pengikut. Paulus menyadari bahwa pelayanan itu diterima karena kemurahan Allah, artinya bukan karena kemampuan diri Paulus sendiri. Itu sebabnya yang diberitakan Paulus dalam pelayanannya adalah Yesus Kristus. Itulah fokus pemberitaannya, bukan yang lain, dan juga bukan dirinya. Ini penting, karena banyak pengkhotbah yang berbicara tentang pengalamannya sendiri, tentang keluarganya, tentang keberhasilannya. Mungkin bagi sebagian pendengar, hal ini akan menyentuh hati. Namun masalahnya, pengkhotbah semacam ini tidak membawa orang kepada Kristus, yang menyelamatkan dirinya.
Dalam hidup ini manusia diciptakan dengan akal dan kemampuan yang terbatas. Sebab itu sepandai-pandainya seseorang pasti pada suatu titik tertentu dia akan mengalami yang namanya habis akal dan akan menghadapi sesuatu yang dia anggap sebagai jalan buntu. Saat menghadapi masalah atau tantangan hidup yang berat, maka kebanyakan orang dapat menjadi tawar hati atau diliputi oleh kebimbangan. Tetapi sebagai orang percaya, dalam keadaan apa pun termasuk ketika kita sudah habis akal, kita tidak boleh putus asa. Mengapa? Karena Tuhan yang kita percayai adalah Tuhan yang tidak terbatas, dimana kuasa dan mujizat-Nya tidak pernah dapat dibatasi oleh apa pun juga. Dia sanggup mengubah segala kemustahilan. Tuhan selalu mempunyai banyak cara dan jalan untuk menembus setiap kesulitan yang kita hadapi. Sebab itu jangan kuatir atau bimbang, tetapi serahkan semuanya kepada Tuhan dan izinkan Dia bekerja bagi kehidupan kita.
Yesus sanggup memberikan hikmat bagi kita di saat segalanya terasa buntu dan tidak ada jalan keluar, terutama bagi kita yang meminta kepada-Nya. Hikmat Tuhan selalu tersedia bagi setiap kita yang membutuhkannya. Yakobus 1:5 “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.” Kita bisa menikmati jamu yang pahit, mengapa kita tidak bisa menerima firman Tuhan yang menegor kita walau sepahit apa pun? Mari belajar rendah hati untuk menerima hal-hal yang ‘pahit’ dalam kehidupan kita. Amin. (AU)
Questions:
1. Apakah Anda pernah kehabisan akal saat dalam pergumulan? Bagaimana tindakan Anda?
2. Nilai seperti apa yang bisa Anda pelajari dari seorang Paulus dalam hal pelayanannya?
Values:
Jadilah seperti Paulus, seorang hamba Tuhan sejati yang mengalami banyak penindasan dan penderitaan, namun ia tidak habis akal dan tidak putus asa.
*Kerendahan hati adalah kunci untuk bisa menyikapi dengan benar setiap kondisi pahit yang terjadi dalam kehidupan kita.*

22 Oktober 2021

🇰 🇮 🇳 🇬 '🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩
Tanggal: 22 Oktober 2021
Hari: Jumat

Bacaan Alkitab Setahun:
1 Pet 4
Yes 65-66

*DOA ADALAH PETISI*

“Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga” Matius 6:9-10
Apakah arti doa? Semua orang yang mengaku beragama mengenal apa itu berdoa, entah doa hanya sekedar ritual ataupun yang dihafalkan dan diwajibkan. Kadang - kadang kita berkata kepada teman kita yang walaupun beda keyakinan dengan ucapan, “Jangan lupa doakan saya yah..” Ya, karena manusia adalah manusia jasmani sekaligus manusia roh, maka manusia mempunyai kecenderungan untuk berhubungan dengan dunia roh. Manusia sadar bahwa ada penguasa alam ini yang tidak kelihatan, entah itu Tuhan atau iblis.
Namun apakah sebenarnya doa itu dan kepada siapa kita harusnya berdoa? Menurut doa yang diajarkan Yesus kepada murid-murid-Nya dalam formula doa Bbapa kami, "Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga..” (Mat 6:10). Doa mempunyai arti, permohonan kepada penguasa Sorga, supaya Ia mengintervensi bumi. Jadi doa adalah semacam PETISI yang disampaikan warga kerajaan kepada Sang Raja, untuk mengabulkan permohonan dengan kedaulatan Sang Raja.
Wikipedia menulis arti PETISI adalah: pernyataan yang disampaikan kepada pemerintah untuk meminta agar pemerintah mengambil tindakan terhadap suatu hal. Hak petisi ada pada warga negara dan juga badan-badan pemerintahan, seperti kotapraja, kabupaten dan provinsi agar pemerintah pusat membela atau memperjuangkan kepentingan daerahnya.
Jadi petisi hanya dapat disampaikan oleh paling tidak seorang warga suatu kerajaan. Seorang yang bukan warga Kerajaan tak punya hak menyampaikan petisi. Hal ini sama dengan yang Yesus katakan dalam "doa Bapa kami." Hanya seorang yang berstatus warga kerajaan Sorga yang dapat mengajukan petisi. Hanya seorang yang berstatus anak Allah yang dapat menyebut Allah sang penguasa Kerajaan Surga dengan sebutan Bapa, karena sebagai warga kerajaan sekaligus putra/i Kerajaan Surga kita bisa memohon Alllah Sang Raja untuk melakukan intervensi di bumi seperti di surga.
Untuk itu pastikan Anda berstatus warga Kerajaan, berstatus Anak Allah. Untuk mempunyai status sebagai anak Allah, seorang harus percaya kepada Sang Firman yang telah menjadi manusia yaitu Yesus Kristus (Yohanes 1:14). Dikatakan bahwa siapa yang percaya dan menerima Sang Firman ia diberi kuasa sebagai Anak Allah. “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah” (Yohanes 1:12-13).
Sekali lagi, bukan setiap orang bisa mengajukan petisi kepada Sang Raja, hanya anak- anak Allah (putra dan putri Kerajaan). Pastikan Anda telah menjadi putra-putri-Nya! (DD)
Questions:
1. Benarkah doa adalah semacam petisi yang meminta tolong kepada Raja untuk mengintervensi?
2. Bisakah semua doa kita dikabulkan ?
Values:
Hanya doa para warga Kerajaan yang secara sah, didengar oleh Sang Raja. Pastikan Anda adalah warga Kerajaan.
*Doa bukan mantera, tapi petisi warga Kerajaan kepada Sang Raja untuk meminta Sang Raja mengintervensi.*

*King’s Sword*

Tanggal: 21 Oktober 2021

Hari: Kamis


Bacaan Alkitab Setahun:
1 Pet 3
Yes 62-64

*HARGAI HAL KECIL*

“_Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi, apabila sudah mulai tumbuh, sesawi itu lebih besar daripada sayuran yang lain. bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada sarang-sarangnya_.” Matius 13:32
Kita sering melewatkan hal-hal kecil dan fokus ke hal besar dan spektakuler. Padahal, Kerajaan Sorga pun diibaratkan sebagai biji sesawi,biji yang paling kecil dari segala sayuran. Kita juga sering minder dengan diri kita, masa lalu kita, dan segala hal yang kita miliki. Kita jadi menginginkan hal yang bukan milik kita dan mengabaikan apa yang sudah ada di depan kita.
Tuhan telah berfirman, dari perkara kecil ke perkara besar. Bertekun dalam hal kecil sangat penting. Tidak mengabaikan hal kecil saat kita sudah dipercayakan hal besar juga penting. Menghargai hal-hal kecil dalam hidup kita akan membuat kita mudah bersyukur. Berkat sekecil apapun itu, yang kelihatan, yang tidak kelihatan, yang disadari, yang tidak disadari, itu adalah berkat. Napas kita, kesehatan kita, kehidupan kita, semua adalah berkat Tuhan.
Marilah tetap bersyukur dan bertekun dalam hal-hal kecil. Demikian juga, sebaiknya kita menghargai hal-hal kecil yang dilakukan orang lain untuk kita. Sekecil apapun itu. Pegawai yang membersihkan WC, Asisten Rumah Tangga yang membantu mempersiapkan makanan di rumah, anak yang berusaha membantu meski tidak sempurna, teman yang mendoakan kita, mendengarkan curhat kita, semua itu adalah berkat.
Mari bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada orang lain, meski itu hanya sebentuk ucapan: “Thanks, ya.”
Ketika biji sesawi dibiarkan saja, dia akan tetap kecil. Tetapi ketika dia diberikan
kesempatan untuk hidup dan berkembang, maka akan menjadi besar, menjadi tempat bersarang bagi burung-burung. Begitu pun kehidupan kita saat ini, hal positif sekecil apapun, ketika kita memberi nilai, menghidupinya, mengembangkan dengan karakter kita, hal kecil tersebut akan berdampak besar bagi lingkungan kita. Anda percaya? (PF)
Questions:
1. Mengapa kita harus menghargai hal-hal kecil?
2. Sudahkah Anda berterimakasih terhadap orang
sekitar Anda yang sudah membantu Anda?
Values:
Hargailah hal-hal kecil yang kita dapatkan dan punyai, karena itu berkat Tuhan.
Kingdom quote:
_Small thing does matter (Anonim)_

20 Oktober 2021

 *King’s Sword*

Tanggal: 20 Oktober 2021
Hari: Rabu

Bacaan Alkitab Setahun:
1 Pet 2
Yes 59-61


BELAJAR dari AMNON dan YONADAB*

_“AmBELAJAR dari AMNON dan YONADAB*
non mempunyai seorang sahabat bernama Yonadab, anak Simea kakak Daud. Yonadab itu seorang yang sangat cerdik”_ 2 Samuel 13:3
Persahabatan adalah berkat yang diberikan dan dipercayakan TUHAN kepada manusia. Kisah persahabatan manusia yang tercatat di Alkitab pertama kali adalah persahabatan Adam dan Hawa.
Persahabatan dapat membangun dan dapat pula menghancurkan. Berhati-hatilah dengan siapa Anda bergaul, sebab dengan siapa Anda bergaul demikianlah Anda. Mari kita belajar dari persahabatan Amnon dan Yonadab.
*Yang pertama, berhati-hatilah dengan hatimu (_be careful with your heart_)* – 2 Sam 13:1-2. Apa yang Anda lihat dapat memengaruhi hati Anda. Mari kita belajar menjaga penglihatan kita dengan
sungguh-sungguh. Amnon terpesona dengan kecantikan Tamar yang merupakan adik dari Absalom. Kita telah tahu bahwa Absalom adalah pria yang sangat tampan. Jadi tak kaget bila Tamar (memiliki arti Pohon Palem dalam Bahasa Ibrani), adik Absalom memiliki kecantikan yang tiada taranya. Amnon terpesona dengan kecantikan Tamar sehingga Amnon jatuh cinta kepada Tamar. Apa yang ada di hati Anda dapat memengaruhi kehidupan Anda. Amnon mengalami sakit karena jatuh cinta yang terlalu dalam kepada Tamar. Amnon ingin tidur bersama Tamar, namun Amnon menyadari bahwa itu tak mungkin terjadi karena Tamar belum menikah dan tidak boleh bergaul dengan laki-laki, perhatikan 2 Sam 13:2 versi BIMK. Mari kita berhati-hati dengan mata dan hati kita. Mata dan hati kita dapat mengarahkan kita kepada kebenaran atau kesalahan, kebaikan atau kejahatan.
*Yang kedua, berhati-hatilah dengan persahabatanmu* – 2 Sam 13:3-7. Mari kita perhatikan arti nama dari Amnon dan Yonadab. Amnon memiliki arti setiawan sedang Yonadab memiliki arti TUHAN itu Pemurah. Sebenarnya nama mereka bagus adanya. Amnon bersahabat dengan Yonadab. Yonadab itu sangat cerdik/licik – 2 Sam 13:3.
Dalam Bahasa Ibrani kata sangat cerdik ditulis ‫(דאמ םכ‬chakham meod = sangat cerdik). Kata sangat cerdik ini dalam terjemahan ESV ditulis sebagai _very crafty_/sangat licik karena Yonadab selain cerdik ia sekaligus licik.
Nasihat Yonadab menyesatkan – 2 Sam 13:5. Nasihat Yonadab yang licik kepada Amnon membuat Amnon semakin terperosok masuk ke rencana jahat berikutnya. Amnon melakukan nasehat Yonadab – 2 Sam 13:6. Amnon yang telah dikuasai nafsu jahat menuruti nasehat Yonadab. Amnon berlaku jahat kepada Tamar – 2 Sam 13:11-15. Amnon melakukan segala cara agar nafsu jahatnya terlampiaskan. Setelah Amnon melakukan hal yang jahat kepada Tamar, maka ia mencampakkan Tamar, hal ini bahkan lebih jahat lagi bagi Tamar dan aturan kerajaan Israel serta etika kehidupan pada waktu itu. Kejahatan Amnon dimulai dari kegagalannya menjaga kekudusan matanya dan hatinya. Amnon juga salah memilih sahabat dan penasihat dalam kehidupannya.
Kehidupan Amnon bukan semakin baik setelah mendengarkan dan melakukan nasihat dari Yonadab. Kejahatan Amnon menyebabkan kemarahan Absalom kepadanya, dan pada akhirnya Amnon juga dibunuh oleh Absalom. Oleh sebab itu mari kita semua menjaga mata dan hati kita sertatidak salah memilih sahabat.(DW)
Questions:
1. Bagaimana cara anda menjaga mata dan hati Anda?
2. Mengapa kita harus memilih sahabat dan penasihat yang benar dan baik?
Values:
Seorang Warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau menjaga mata dan hatinya dengan sungguh-sungguh.
Kingdon Quote:
_Sahabat yang benar akan memberi nasihat yang benar dan baik kepada sahabatnya._

18 Oktober 2021

 *King’s Sword*

Tanggal: 18 Oktober 2021
Hari: Senin

Bacaan Alkitab Setahun:
Yak 5
Yes 53-55


*KESEHATAN, WAKTU, DAN UANG*

“_Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan_.” Amsal 3:16
Dalam sebuah kesempatan, saya melihat sebuah quote bertuliskan “Sebagai manusia kita cuma bisa punya 2 dari 3 ini: kesehatan, uang, dan waktu. Saat masih sangat muda, punya kesehatan dan waktu, tapi tidak punya uang. Saat menjadi pebisnis sukses, punya kesehatan dan uang, tapi tidak punya waktu. Setelah tua, punya uang dan waktu, tapi sudah tidak sehat lagi.”
Quote ini mengingatkan saya pada kisah nyata orang yang saya kenal, yang saat mudanya karena berasal dari keluarga tidak kaya maka ia penuhi waktunya untuk menjadi pebisnis yang tidak kenal lelah, pada masa tuanya ia menderita sakit yang cukup parah dan kini ia cukup menderita karenanya.
Firman Tuhan dalam Amsal 3:16 mengatakan bahwa umur panjang, kesehatan dan hormat ada di tangan mereka yang memiliki hikmat, ketiga hal tersebut adalah berkat dari memiliki hikmat. Tentu saja Hikmat di sini juga merupakan personifikasi dari keberadaan Tuhan sendiri. Ketika kita memiliki Tuhan sebagai Sang Hikmat hidup di dalam diri kita, maka Ia akan memberikan
pewahyuan demi pewahyuan pada kita untuk bisa hidup 'sukses' di bumi tapi tetap memiliki kesehatan, waktu dan uang.
Apa yang dilakukan oleh orang berhikmat pasti berbeda dengan mereka yang tidak
memiliki hikmat, itulah yang membuat mereka bisa hidup dalam berkat, dengan kesehatan, kekayaan dan kehormatan. Hidup yang memiliki hikmat pasti tidak akan menyia-nyiakan waktu hidupnya untuk sesuatu yang tidak bertujuan. Pasti waktu yang ia miliki ia pakai untuk hal-hal yang berguna dan membangun.
Masalahnya apakah kita tahu setiap tujuan dari apa yang kita lakukan? Justru di situlah kita membutuhkan pewahyuan.
Hidup yang memiliki hikmat pasti juga tidak akan menyia-nyiakan kesehatannya dengan mengkonsumsi sesuatu yang cepat atau lambat merusak kesehatannya, apapun jenisnya, baik yang dilarang maupun yang tidak dilarang namun akan berbahaya jika terlalu berlebihan.
Orang yang berhikmat pasti memiliki kemauan kuat untuk terus menjaga kesehatannya. Hidup yang memiliki hikmat pasti tahu bagaimana mengelola uang yang ia miliki dengan baik, sehingga uang tersebut jadi berlipat ganda karena ia pandai mengelolanya.
Hikmat memampukan seseorang untuk tahu mana tempat yang membuat 'talentanya' bisa diusahakan secara maksimal, dan kemudian mendapatkan kehormatan. Milikilah hikmat dan teruslah berusaha!(JB)
Questions:
1. Apakah saat ini kesehatan, kekayaan dan kehormatan sudah menjadi bagian hidup Anda?
2. Menurut Anda gaya hidup tidak sehat mana yang saat ini Anda lakukan dan akan Anda segera tinggalkan?
Values:
Apa yang dilakukan oleh orang berhikmat pasti berbeda dengan mereka yang tidak memiliki hikmat, itulah yang membuat mereka bisa hidup dalam berkat, dengan kesehatan, kekayaan dan kehormatan.
Kingdom Quote:
_Hikmat memampukan kita tetap sehat, dalam keadaan kaya, dan tetap memiliki
waktu, dengan demikian memuliakan Nama Tuhan._

*King’s Sword* Tanggal: 17 November 2021 Hari: Rabu Bacaan Alkitab Setahun: Yoh 11:33-57 Yeh 5-7 Via Audio: https://youtu.be/5a-s8Mzbs80 h...